Beberapa hari lalu, sahabat dekat saya bercerita tentang Sai Baba, seseorang yang katanya bisa membuat emas dan menghidupkan orang mati? Wow!!! Benarkah…
Yang paling membuat khawatir adalah ketika sahabat saya tersebut cenderung beropini bahwa Sai Baba adalah Dajjal. DAJJAL? Saya memang kurang (belum) tertarik pada hal – hal seperti ramalan masa depan seperti kemunculan Dajjal. Bukan mengingkari lho… hanya untuk saat ini saya lebih menyukai artikel-artikel tentang ekonomi syariah, bisnis atau seputar web development untuk dibaca dan dipelajari.
Katanya, Sai Baba adalah Avatar
Jika anda seperti saya, hobi baca komik/manga dan nonton kartun/anime. Tentu tidak asing dengan serial AVATAR, The legend of Aank. Kartun nick yang satu inilah yang memperkenalkan pertama kali istilah ‘AVATAR’ pada otak saya. Sebelum ini, saya kira kisah itu hanya rekaan manusia belaka atau murni imajinasi seperti kebanyakan anime bergenre fantasi lainnya.
Kemudian, saya menelusuri beberapa artikel tentang Sai Baba lewat perantara Googgle. Ternyata eh ternyata, Sai Baba adalah seorang AVATAR, begitulah menurut keyakinan para pengikutnya. Jadi sama seperti Aank, sebagai Avatar Sai Baba adalah perwujudan tuhan dalam bentuk manusia. Misinya adalah membuat dunia aman dan tentram. Dia bisa menjembatani atau penengah dari semua golongan (dalam konteks Sai Baba adalah Agama). Setidaklah begitulah menurut keyakinan mereka.
Sai Baba sendiri adalah avatar kedua. Jadi ia adalah reinkarnasi dari avatar pertama yang pernah menjadi tokoh suci juga. Sekarang Sai Baba pun telah mati dan pengikutnya meyakini bahwa ia akan dilahirkan kembali sebagai avatar ketiga (avatar terakhir) berpuluh – puluh tahun mendatang.
Mirip si Aank bukan?
Bedanya pada kisah si Aank, imajinasi tentang avatar tadi dikombinasikan dengan budaya Jepang dan Cina. Sehingga Aank diceritakan menjadi penengah negara tiap elemen bumi. Sedangkan Sai Baba mengklaim dirinya menjadi penengah atau pendamai dari beberapa agama yang ada di dunia ini. Jadi ia memang tidak beragama, kesana masuk ke sini ikut. Ia pandang semua agama adalah sama dan benar. Sebuah paham yang sepertinya sangat bijak tapi mengandung bahaya dan kedunguan yang luar biasa.
Dan Sai Baba sebagai Dajjal?
Sai Baba tanpa embel – embel Dajjal adalah suatu fenomena yang harus dijawab oleh para ulama Islam. Jangan biarkan umat yang bodoh seperti saya jadi ragu – ragu. Coba bayangkan fitnah macam apa yang bisa ditimbulkan oleh orang yang diklaim bisa menghidupkan orang mati, bisa terbang dan bisa membuat emas sendiri? Sedangkan kita lihat dan saksikan kehebohan yang terjadi di masyarakat hanya ketika seorang anak dengan batunya dianggap bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Orang berbondong – bondong datang dan jadi berita nasional beberapa tahun lalu.
Dan ketika Sai Baba disambung-sambungkan dengan Dajjal, maka tambah pusinglah otak saya. Karena sampai saat ini, pendapat-pendapat tentang kemunculan Dajjal masih terbagi menjadi kubu Dajjal dalam bentuk fisik dan kubu yang berpendapat Dajjal dalam bentuk simbolik. Dan intinya sampai sekarang masih misteri. Entah siapa yang pertama kali menggulirkan pemikiran Sai Baba adalah Dajjal dan bukan Dajjal. Saya takut mereka hanya nembak pasar? Lho kok…
Kembali ke cerita sahabat saya diatas, ternyata dia tahu tentang hal seperti ini setelah membaca buku “DAJJAL ‘SUDAH’ MUNCUL DARI KHURASAN” karya Abu Fatiah Al Adani terbitan Granada Mediatama. Saya pun langsung meminjamnya. Dan tahu apa isinya…
Pada bagian awal, diterangkan tentang Dajjal seperti yang bisa kita temukan pada buku – buku yang membahasa Dajjal pula. Lalu bahasannya berubah ke riwayat Sai Baba. Bagian selanjutnya mencocok-cocokan ciri yang ada pada Sai Baba dengan beberapa hadits yang diterangkan di bagian awal buku. Tentu saja tidak semuanya cocok dan pada akhirnya si penulis sendiri menyangkal bahwa Sai Baba bukan Dajjal dengan kesimpulan yang agak panjang. Apanya yang aneh?
Lihat judulnya dan alur bahasannya, jika sang penulis yakin Sai Baba bukan Dajjal dan tulisannya bermaksud memberikan pencerahan tentang masalah itu, kenapa judulnya sangat tidak lucu. Kesan yang saya tangkap pada judulnya adalah MEMANG TELAH MUNCUL SEORANG DAJJAL DARI KHURASAN YAITU SAI BABA. Padahal isinya adalah bantahan bahwa Sai Baba bukan Dajjal. Sepertinya lebih enak jika judulnya “SAI BABA BUKAN DAJJAL”. Harus di ingat bahwa desain grafis yang ada di cover buku adalah sebuah bahasa komunikasi juga.
Kenapa saya harus ngomongin buku orang lain?
Coba bayangkan berapa orang yang telah melihat dan memegang buku tersebut tapi belum berkesempatan membaca isi buku tersebut. Jika di toko buku paling banter kita hanya bisa membaca ringkasan yang ada pada bagian belakang cover buku. Dan pesan yang akan mereka tangkap adalah TELAH MUNCUL SEORANG DAJAL DARI KHURASAN YAITU SAI BABA, kecuali mereka menyelesaikan membaca buku ini atau telah mendapat informasi lain yang menangkal pemikiran tersebut. Ini sangat gawat surawat!
Kenapa kita harus percaya?
Kembali pada keanehan yang dimiliki oleh Sai Baba seperti bisa terbang, bisa menghidupkan orang mati, bisa terbang dan lain – lain. Apakah saya percaya dia bisa melakukan itu semua?
Jawaban saya adalah TIDAK!
Karena cerita keanehan-keanehan tersebut sampai ke otak saya melalui jalur yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kejujurannya. Jalur mulut kemulut yang cenderung memperbesar-besarkan sesuatu dan disampaikan oleh orang-orang yang tidak kompeten dalam meriwayatkan sesuatu. Juga lewat jalur media informasi seperti televisi dan internet yang notabene hasil saduran (kalau bukan copy paste) dan terlalu berorientasi pada keuntungan materi. Pembuktian lewat photo dan video pun tidak 100% bebas dari kemungkinan manipulasi.
Jika keanehan tersebut adalah pengakuan Sai Baba sendiri, kenapa saya harus pecaya pada dia. Tidak ada orang yang berseberangan dengannya yang menjamin tentang kejujuran Sai Baba. Malahan di sebuah artikel di eramuslim.com bisa kita temukan pengakuan pengikutnya sendiri yang pernah mendapatkan pelecehan seksual dari Sai Baba. Heran masa tuhan punya libido juga? Haha….
Mari kita sedikit bandingkan dengan terjaganya kemurnian sumber hukum dalam Islam. Islam disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW yang mulia dan sangat terkenal jujur. Kejujurannya diakui oleh kawan maupun lawan sejak Beliau masih muda. Beliau diberi gelar Al-Amin. Pernah suatu ketka Beliau mengumpulkan orang-orang Quraisy lalu bertanya tentang percayakah mereka jika Beliau mengatakan bahwa dibalik bukit itu ada segerombolan pasukan yang hendak menyerang Mekkah? dan semua orang dengan serentak berkata bahwa mereka percaya.
Itulah sebuah reputasi kejujuran yang tanpa cela. Pada generasi selanjutnya, sumber hukum Islam baik Al-Qur’an dan As-Sunah tetap terjaga keasliannya karena keduanya ditulis, dihafal dan diriwayatkan oleh orang – orang yang kompeten kejujurannya pada setiap jaman hingga saat ini. Alhamdulillah.
Wallahua’lam
Awalnya tulisan ini saya buat sebagai sanggahan untuk sahabat yang saya ceritakan diawal, tapi dikhawatirkan pendapat saya pun salah maka saya bagikan disini. Makanya silahkan diluruskan jika ada yang salah jika dilihat sudut pandang Islam.
Terima kasih dan salam


#1 by Asop on 22 June 2011 - 9:08 am
Mana mungkin saya bisa percaya ada manusia jaman sekarang yang bisa “membuat” emas dan menghidupkan orang mati? Hahaha…
#2 by Rinaldo on 6 July 2011 - 1:05 am
Mana mungkin saya bisa percaya ada manusia jaman sekarang yang bisa “membuat” emas dan menghidupkan orang mati? Hahaha…
+1
#3 by kumpulan trik,tutorial and software on 6 July 2011 - 7:22 pm
lah apa hubungannya avatar ma saibaba hehehe visit y gan http://killua.info
#4 by damm11 on 6 July 2011 - 10:45 pm
postingan menarik gan..memberikan pengetahuan bagi sy yang masih awam akan ilmu..mudah2an bermanfaat bagi semua..dan bagi diri sy pribadi khususnya..peace..!!
#5 by didisetyapramana184 on 9 July 2011 - 4:53 pm
Kreeeen
#6 by alisnaik on 10 July 2011 - 11:25 am
ane justru baru denger nama Sai Baba.
ulasan yang menarik
#7 by maya danawa on 14 November 2011 - 1:39 pm
mnurut ane,sebaiknya kita jangan mau terlalu diikat dgn teori yg sifatnya memasung HATI NURANI..
simple saja…….coba lihat Apa yg telah di perbuat tokoh yg bernama Sai BaBa itu……BAIK atau BURUK,MERUGIKAN atau MENGUNTUNGKAN UMAT MANUSIA ???? ada yg blum tau..??? pling gmpang saja tanya saya m mbah Wikipedia..
mnururut ane,hnya manusia2 yg nalarnya jungkir balik,mata hatinya buta..berhati BUSUK,IRI,DENGKI,MUNAFIK pnuh KEBENCIAN yang menuduh SAI BABA sbgai DAJJAL,JIN,IBLIS,SETAN…….coz Osama bin Laden saja tak ada yg menuduh sbagai Dajjal……….ANEH….
#8 by adi on 4 January 2012 - 9:30 am
sebelumnya saya pernah mendengar dari beberapa teman saya yg telah membaca buku “tersebut”, awalnya sih sedikit agak percar, tapi posting ini benar-benar memberi pencerahan yang berbeda bagi saya. . . Trims gan. .
#9 by slowsure on 19 February 2012 - 1:06 am
menurut saya, ini semua kembali ke masalah RASA dan KEPERCAYAAN masing-masing individu.
apabila orang yang mempercayai dengan semua keajaiban yg beliau buat. bukan hal mustahil keajaiban itu memang ada. meskipun tidak masuk akal, namun itu ada. sekarang semua kembali ke masing2 pribadi.
awatara/avatar: dalam agama Hindu adalah inkarnasi dari Tuhan Yang Maha Esa maupun manifestasinya. Tuhan Yang Maha Esa ataupun manifestasinya turun ke dunia, mengambil suatu bentuk dalam dunia material (dunia kita), guna menyelamatkan dunia dari kehancuran dan kejahatan, menegakkan dharma dan menyelamatkan orang-orang yang melaksanakan Dharma/Kebenaran. AVATAR, The legend of Aank, pada basic simplenya sama namun sangat berbeda. dlm hajaran hindu ada 10 avatar. beliau beliau lahir pada zaman yg berbeda, avatar terakhir yang turun ke bumi sebelum kalki(avatar terakhir dlm umat hindu) adalah sang budha gautama. jadi sangat sensitive apabila saya menyebutkan sri sai baba adalah avatar. sebab dajjal/kalki(pada umat hindu)(avatar terakhir) akan turun pada akhir jaman kali (bukan akhir jaman). so.. apapun kemuliaan yg beliau (sri sai baba) lakukan selama di muka bumi ini semua berasal dari dasar dharma: kejujuran, kesederhanaan, kesucian dan cinta kasih. sama seperti yg diajarkan semua para pemuka semua agama. saya lebih setuju beliau sebagai orang kepercayaan tuhan dalam menyebarkan dharma, yg pada jaman kaliyuga ini sudah sangat merosot. sekarang tergantung pribadi kita saja yang menilai apakah sri sai baba dan segala keajaibannya itu masuk dalam avatar atau tidak.
sedikit berbagi, zaman kaliyuga secara garis besarnya adalah zaman dimana Terjadi degradasi moral dan spiritual yang sangat tajam. Ajaran agama hanya dijadikan tameng dalam kegiatan materialistik. Upacara-upacara keagamaan kehilangan empat pondasi yang utama, yaitu kejujuran, kesederhanaan, kesucian dan cinta kasih. banyak yang terjerat dalam faham keliru. Sebagian lagi hanya mengaku sebagai pengikut tanpa melakukan prinsip-prinsip yang semestinya. Sebagian besar orang sibuk menjadikan upacara dan ritual keagamaan sebagai media demi kesejahtraan material. Menjadikan materi sebagai sarana empuk menyebarkan faham ketuhanan palsu. Pembunuhan dan pembantaian binatang yang hanya atas dasar nafsu dimana-mana, sex bebas, prostitusi dan perjudian merajarela.
pelecehan seksual? sama saja seperti politik, suara2 sumbang pasti akan datang dr rasa iri, dengki, dan sifat2 manusiawi lainnya. dan hanya manipulasi tanpa bukti konkrit.
well, semua agama yg turun di bumi ini, memiliki kitab suci berdasar wahyu TUHAN lewat perantara manusia. dan lahir dari tulisan-tulisan yang dibuat oleh orang-orang terpilih, jadi menurut saya, ke-asli-an semua kitab tidak perlu dipertanyakan. karena pada intinya semua satu, mengajarkan kebaikan dan jalan kepada tuhan yang esa.
maaf, atas opini saya yang kepanjangan, hanya berbagi, tidak bermaksud sara atau lainnya. saya hanya manusia biasa yang tak luput dari segala kesalahan.
salam damai